Ketika anak merasa terancam!

23:30, hampir tengah malam tiba-tiba pecah tangis si kecil yang berusia 4 tahun. Dia menangis sejadi-jadinya. Ku belai keningnya, tangisnya malah semakin pecah. Dia¬†berguling kesana kemari. Sekali-kali mengejangkan kaki. Kami tahu, dia terbangun karena ingin pipis. Ketika kami tanyakan, “mau pipis?”. Dia menjawab tidak. Kami tahu yang sebenarnya. Berkali-kali kejadian seperti ini terjadi, selalu berakhir dengan pipis di celana. Istriku langsung menggendongnya dengan paksa. Dia berontak, tangisnya pecah sejadi-jadinya. Di depan pintu toilet, si kecil berkata tidak mau dan meronta ingin melepaskan diri. Kami tidak menyerah. Kubuka celananya dan istriku membawanya ke toilet. Werr… baju istriku kena pipis. Dan pipislah anak kami sambil menangis. Istriku kesal? Tentu saja.

more…

Ketika Seorang Suami Menyaksikan Istrinya Melahirkan

Hari itu, aku disms istriku tercinta. “Bi ummi sudah pembukaan 4, sekarang udah di RSHS”. Aku segera bergegas ke rumah sakit. Tiba di sana sekitar pukul 1 siang. Di sana terbaring seorang wanita yang 1 tahun lalu aku nikahi. Perutnya buncit bukan kepalang. Sesaat lagi, janin di dalamnya akan segera keluar. Dan aku akan menjadi seorang ayah.

Sesekali dia mengerang. Dan tangannya menggapai-gapai sesuatu untuk dipegang. Dia berbisik lirih padaku. “bi ..sakit…”. Apa yang mesti aku katakan, aku sendiri bingung. Ini adalah kali pertama bagiku. Aku cuma tersenyum dan berkata “sabar ya mi..”.¬† Sesaat kemudian dia berkata, “bi panggilin suster, minta periksa sekarang sudah pembukaan berapa”. Segera aku menghadap suster-suster yang sudah berkerumun. Ada 3 atau 4 orang di sana. Kemudian salah seorangnya datang dan memeriksa. “Sudah berapa sus?”. “Masih belum berubah pak. Sepertinya sangat lambat pembukaannya. Terpaksa harus di-drib”. Istriku sepertinya tahu apa yang dimaksud. Beberapa saat kemudian suster menyuntikan cairan ke dalam infus istriku. Dan tiap15 menit, erangan istriku bertambah kuat. Ucapnya semakin lirih terdengar “bi.. sakit..”. more…

Suka Duka Menyikat Gigi Balita/Batita

Suka Duka Menyikat Gigi Balita/Batita

image004Pagi, siang, malam. Minimal 3 kali si kecil makan. Nasi, ikan dan buah pisang makanan kesehariannya. Sudah pasti ada yang tersangkut gigi disana-sini. Apalagi gigi susu si kecil sudah lengkap. Kalau tidak dibersihkan, sangat boleh jadi kuman-kuman akan berubah menjadi malapetaka, sakit gigi.

Tidak ayal lagi si ummi sangat menyiapkan diri supaya si kecil bisa menyikat gigi. Dibelinya sikat gigi khusus buat si kecil. Anda pernah lihat sikat gigi khusus batita? Saya pun baru tahu sejak menjadi ayah. Bahannya dari silicon yang melingkupi jadi telunjuk. Di ujungnya ada terdapat rambut-rambut silicon yang halus. Cukup halus sehingga tidak akan merusak gusi si kecil. Cara menggunakannya? Ya tinggal di pasang di jari telunjuk, kemudian tinggal kita gosokkan pada gigi si kecil.
more…

Tips Pijat Bayi

Tips Pijat Bayi

cimg1042Memijat adalah salah satu pengobatan alternatif yang sudah diakui keefektifannya untuk terapi penyakit tertentu atau sekedar menjaga kebugaran tubuh. Bukan hanya pada orang dewasa, terapi ini pun bisa dilakukan pada bayi. Tujuannya untuk meningkatkan status kesehatan bayi, meningkatkan rasa nyaman, serta meningkatkan ikatan kasih sayang antara ibu dan anak. Tapi perlu diingat, terapi ini hanya bisa dilakukan pada bayi yang usianya lebih dari 6 bulan, bayi tidak dalam keadaan diare dan ada selang waktu dengan jam makan atau tidak dalam keadaan kenyang. Berikut ini adalah persiapan dan cara pelaksanaannya.

 

Persiapan memijat:

  • Mencuci tangan dengan sabun
  • Menggunakan pelumas baby oil atau semacamnya

more…